Kita Punya Cinta, tapi Allah Punya Aturan

Narasumber: Agus H. Rifqil dan Ning Hj. Imaz

๐ŸŒŸ Apa itu cinta?
banyak definisi hingga tak bisa di definisikan, karena sesungguhnya cinta hanya bisa dirasakan
๐ŸŒŸ1.esensi cinta sebenarnya adalah kecintaan hamba terhadap kholiq, begitupun sebaliknya
๐ŸŒŸdan sesungguhnya cinta itu berdua, bukan hanya satu. 
๐ŸŒŸBagaimana untuk mendapat esensi cinta, dengan mengakui.
๐ŸŒŸ2.Cinta kita terhadap makhluk mulia, bukti dg memperbanyak ibadah dan membaca sholawat. 
๐ŸŒŸ3. Kecintaan sesama makhluk,
semua butuh proses.(Nadzor, Ta'aruf, Khitbah, Menikah)
๐ŸŒŸKafaah (kesetaraan)
*Nadhor: melihat calon, wajah dan kedua telapak tangan. Ta'aruf: kenalan sesuai syar'i 
*Khitbah: Melamar
*Nikah: qobiltuuuu......
~Melibatkan 2 keluarga, dengan beberapa perbedaan. 
#pernikahan bukan finish, akan tetapi awal dari ibadah sepanjang hayat
#semua diniati ibadah, maka akan terasa enakkk, entenggg
#komunikasi, saling memahami bahasa masing" , memahami kebutuhan masing": mendapatkan predikat keluarga sakinah mawadah warahmah
**orang yang mencintai seseorang harus iqror, mengakui. jika sampai tidak mengakui maka bahaya


-Ning Imaz
• Cinta adalah salah satunya cara untuk mempersatukan bukan jasad, tapi perasaan. maka, apa yang tertusuk padaku tertusuk padaku pula. 
•Cinta itu disyariatkan
• cintai kehidupan, cintai apa yang kita miliki, cintai saudara, cintai orang tua, cintai hal yang kita senangi
• Masuklah dalam hal melalui cinta jangan hanya dengan jalan ketakutan
• Dalam pernikahan cinta saja tidak cukup, maka karena itu harus diatur
• Kafaah bukan diskriminatif, kita tidak cocok untuk orang besar. Kafaah ditinjau dari beberapa aspek. Intinya, apaa yang saya anggap penting maka harus teranggap penting juga oleh calon saya.
• Sebagai perempuan dalam budaya patriarki Indonesia, perempuan perlu mempertanyakan apakah boleh memiliki aktualisasi diluar rumah
• Harus ada standar pada pasangan, ini dipertemukan ketika sudah siap. Masa" romansa 
• Cinta tidak cukup, butuh kesadaran diri, efektif komunikasi, mampu membuktikan bahwa pernikahan itu adalah janji.  
• Saya mencintai dia, dengan segala kekurangannya. oleh karena itu perlu mempersiapkan diri untuk menerimanya.
• Bukan kita 
*PRINSIP MENIKAH*
1. Saling Ridho
rela dalam menerima kekurangan masing", dalam pernikahan tidak hanya hal yang romansa
#Hilangkan kode"
*ada gangguan internal dan eksternal 
* harus memiliki kekuatan dalam hati, akan kesakitan Yangyang dirasakan
*laki" dan perempuan itu tidak sama cara berpikirnya 


# Kita tidak dilarang untuk mencintai, tapi perbuatan dari mencintai tersebut.
Cara tidak mudah jatuh cinta: Fikiran kita, lebih kuat dari perasaan kita.
#HTS
apapun nama hubungan itu, jika tidak dalam ikatan pernikahan itu tidak dilegalkan.
#Mengetahui orang serius pada kita dan cara mengontrolnya
dia punya tujuan, tidak bertele", dia memberikan upaya secara konkret dilakukan secara konstan, dia membuktikan apa yang dia katakan.
#cari seseorang yang bisa menjadikan kalian merasa aman, merasa terjaga, cari laki" yang berkomitmen 
• punya standar, prinsip, memperbaiki diri, memiliki target, menyesuaikan diri dg target.

~Wallahu a'lam BisSowab 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dalam Renungan Rindu

sendu rindu

Orang Puasa Ada Tingkatannya? Berikut 3 Tingkatan Orang Berpuasa