Domestikasi Perempuan: Antara Kesalehan atau Tuntutan?
Belakangan ini, media sosial kembali diramaikan dengan berbagai perdebatan mengenai peran perempuan dalam keluarga. Potongan ceramah, kutipan tokoh agama, hingga konten influencer tentang "kodrat perempuan" menjadi bahan diskusi yang memancing pro dan kontra. Sebagian berpandangan bahwa perempuan yang memilih menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya merupakan representasi kesalehan dan kemuliaan. Di sisi lain, tidak sedikit yang menilai bahwa perempuan juga memiliki hak untuk mengembangkan potensi di ruang publik tanpa kehilangan identitas sebagai seorang istri maupun ibu. Perempuan sering dianggap sebagai agen moral dan kesalehan keluarga serta Masyarakat yang tercemin dari dirinya dan keluarganya. Tentu saja, ini adalah tugas yang sangat berat. Bayangkan jika dalam satu keluarga terdapat yang menyalahi norma sosial agama Masyarakat setempat, ibu yang selalu menjadi pelaku utama disalahkan karena tidak bisa mendidik anaknya.(Maria Fauzi, 2023) Perdebatan tersebut menunjukka...